pinguin

PENGERTIAN EKOLOGI

Ekologi adalah ilmu yang sudah ada sejak beratus tahun lalu, pencetusnya adalah Ernest Haekel seorang zoologist berkebangsaan Jerman, kata oekologie berasal dari kata  Oikos yang artinya rumah.dan logos yang artinya ilmu sehingga secara harafiah dimaksudkan kajian mengenai mahkluk hidup di habitat atau dalam lingkungannya.
Pengkajian pada tingkat hirarkhi makluk hidup disamping memerlukan dukungan dan bantuan dari ilmu lain juga perkembangan tekologi serta alat, tidak terkecuali dengan ekologi tumbuhan yang sangat terkait dengan perkembangan ilmu morphologi tumbuhan dan klasifikasi tumbuhalam serta alat yang dipergunakan untuk kajian lebih dalam.
Pengkajian pada masing masing hirarkhi makluk hidup membahas mengenai hubungan lingkungannya dengan makhluk hidup tersebut, baik secara biotik dan aboiotik pada tingkatan  hirarkhinya. Hubungan antara  lingkungan biotik dan abiotik dapat dilihat dalam bagan  dibawah ini:

KOMPONEN BIOTIK

GEN
SEL
JARINGAN
ORGAN
ORGANISME
POP.
EKOSISTEM










KOMPONEN ABIOTIK

BAHAN                                                                                            ENERGI










BIOSISTEM
SISTEM
SISTEM
SISTEM
SISTEM
SISTEM
SISTEM
EKOSISTEM



GENETIKA
SEL
JARINGAN
ORGAN
ORGANISME
POPULASI

Gambar 1; Hubungan antara lingkungan biotik dan abiotik  (Sumber dari Odum,EP, 1996)
Masing masing hirarkhi makluk hidup mempunyai lingkungan sehingga membentuk suatu biosistem yang khusus dimana masing masing hirarkhi berbeda secara ekologis.
Ekologi tumbuhan adalah kajian pada tingkatan hirarkhi organisme dan populasi, serta ekosistem yang ditempati, berkaitan dengan kondisi tersebut maka kajian dimulai dari pengenalan tanaman, analisis berdasarkan parameter ekologi yang digunakan, dimulai dari tingkatan yang paling luas yang menutup permukaan bumi yang disebut sebagai vegetasi.
2. Lingkungan
Lingkungan hidup dari suatu organisme adalah semua faktor biotik dan abiotik yang potensial mempengaruhi organisme. Lingkungan tersebut juga merupakan habitat organisme yang terdiri dari komponen biotik dan abiotik yang keduanya secara potensial mempengaruhi kehidupan makluk hidup tersebut. Sebagai contoh komponen biotik adalah: kompetisi, mutualisme, alelopaty serta beberapa interaksi antara makluk hidup. Kompenen abiotik yang dijelaskan di bab belakang meliputi komponen phisik dan kimia yang mempengaruhi pertumbuhan dan distribusi tanaman.
Sedangkan lingkungan hidup tanaman dibagi dalam dua kelompok besar, pertama: lingkungan makro yaitu suatu lingkungan yang berpengaruh secara umum atau regional,  sedangkan yang ke dua adalah lingkungan mikro adalah lingkungan yang paling dekat dengan tanaman yang secara potensial berpengaruh terhadap organ tersebut, jadi merupakan suatu lingkungan dimana tumbuhan harus bertanggap.
Lingkungan makro mungkin sangat berbeda dengan lingkungan mikro sebagai contoh adalah lingkungan dalam suatu kanopi hutan sangat berbeda dengan lingkungan luar kanopi tersebut khususnya pada kelembaban, kecepatan angin, intensitas cahaya dan temperatur tentunya, lingkungan mikro di bawah suatu batuan di gurun tentu lebih dingin dibandingkan dengan diluar bebatuan tersebut.
Kecepatan angin pada lingkungan mikro pada  satu mm dari permukaan daun tentu mempunyai kecepatan angin yang berbeda dengan  bagian organ lain, sehingga dikatakan lingkungan mikro adalah lingkungan dimana tanaman mampu bertanggap.
Ekologi Tumbuhan sesungguhnya tak mungkin dapat dipisahkan dari ekologi hewan maupun mikroba karena dalam habitat yang sama selalu dapat dijumpai keberadaan hewan dan mikroba. Keterkaitan antara hewan, tumbuhan dan habitat hidup ditunjukan dalam skema berikut:
Gambar2: Interaksi antara hewan, tumbuhan dan habitat yang ada di alam.
Perkembangan lebih mendalam dalam ekologi tumbuhan dapat dimanfaatkan dalam reklamasi lahan yang rusak akibat banjir, kebakaran serta penambangan. Introduce jenis tanaman tetertentu di suatu habitat yang memungkinkan perubahan distribusi dari suatu jenis tumbuhan tetentu. Keberhasilan suatu jenis tumbuhan mengintroduce suatu lahan yang baru adalah suatu hal yang merupakan suatu usaha pengembangan ekologi dan fsiologi akibat interaksi dengan habitat hidupnya.
Banyak permasalahan yang dapat dipelajari melalui ekologi tumbuhan diaranya adalah, bagaimanakah tumbuhan mengatasi masalah penyebaran, apakah jenis tumbuhan yang mampu diperguanakan sebagai pioner dalam lahan bekas penambahangan, banjir atau kebakaran. Bagaimanakah distribusi tumbuhan pada suatu  lokasi atau dan bagaimana pula kompetisi serta kelulushidupan suatu tumbuhan. Bagaimanakah tumbuhan menceritakan pada kita mengenai kemampuan untuk mengatasi penyebaran,perkecambahan pada situs yang tepat, kompetisi, interaksi dll.
Mempelajari permasalahan yang merupakan bagian dari tumbuhan memerlukan  bahasa yang sama dalam membaca dan memaknai fenomena yang ditunjukan oleh tumbuhan, diantaranya adalah pengertian vegetasi, flora, fisiognomi, formasi, asosiasi serta populasi.
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

4 Response to "PENGERTIAN EKOLOGI"

  1. Unknown says:
    22 Desember 2014 pukul 00.04

    amazing :D

  2. Unknown says:
    22 Desember 2014 pukul 13.49

    ahaha, asyik pinguin.e unyu

  3. Unknown says:
    24 Desember 2014 pukul 21.50

    Thank you

  4. Unknown says:
    24 Desember 2014 pukul 21.55

    Hehehe, jangan lupa baca postingannya juga :-D

Posting Komentar